Sabtu, 12 April 2014

Berapa Lama Lagi

membiarkanmu sendiri?
tolong jangan tanyakan itu
seharusnya kau sudah mengetahui jawabannya.
ya, aku tidak akan membiarkanmu sendiri.
tapi kaulah yang membiarkan dirimu menyendiri sendiri.

ketika aku berusaha menyamai langkahmu
dan berjalan mengikuti jalanmu
terkadang aku tertinggal
kemudian aku tersesat.

aku tak akan menangis karena tertinggal,
aku akan berusaha menyamai langkahmu.
aku tak akan berteriak karena tersesat,
aku akan berusaha kembali mengikuti jalanmu.

meski terkadang aku tak mampu menguasai diri,
aku mencoba untuk menahan amarah yang
seperti meledak-ledak.

akankah aku mampu lebih lama lagi?
untuk terus berusaha menyamai langkahmu,
untuk terus mengikuti jalanmu.

sampai pada sebuah persimpangan,
aku bertanya pada diriku:
"berapa lama lagi aku akan bertahan?"

sampai pada sebuah persimpangan,
aku bertanya pada diriku:
"jika kau berjalan terlalu cepat,
tidakkah aku kehilangan jejakmu
dan berhenti bisa mengikutimu?"

sampai pada sebuah persimpangan",
aku bertanya pada diriku:
"jika sudah kehilangan jejakmu,
mungkinkah aku akan menemukan jalanmu?"

"jika tidak, mungkin kita memang tidak bisa
berjalan di jalan yang sama
dengan laju langkah yang sama."

"mungkin memang suatu saat,
di sebuah persimpangan,
kita memang akan berpisah."

"mungkin di sana, di sebuah persimpangan itu,
kita akan mulai berjalan
dengan laju langkah masing-masing
melalui jalan masing-masing."

sampai saat ini,
aku terus bertanya pada diriku:
"berapa lama lagi aku akan bertahan?"

Kamis, 27 Maret 2014

the time will come...

I don't know
I'm in love with you now

but I'm pretty sure
the time will come

when the sun sets
when the moon's up head
when the stars blink
I hear the wind whispers
the love destiny of mine

in the morning when I opened my eyes
I felt my heartbeat twice faster

I don't know what thing will come

but I'm pretty sure
the time will come

maybe the spring breeze took me to you
maybe the winter snow frozen time for us
maybe the summer wind blown me to you
maybe the falling leaves flew you down to me

I don't know
I'm in love with you

but I'm pretty sure
the time will come.

Jumat, 07 Maret 2014

Dear, birthday Zombie with love...

Don't go changing, to try and please me
You never let me down before
Don't imagine you're too familiar
And I don't see you anymore

I would not leave you in times of trouble
We never could have come this far
I took the good times, I'll take the bad times
I'll take you just the way you are


Don't go trying some new fashion
Don't change the color of your hair
You always have my unspoken passion
Although I might not seem to care


I don't want clever conversation
I never want to work that hard
I just want someone that I can talk to
I want you just the way you are.


I need to know that you will always be
The same old someone that I knew
What will it take 'till you believe in me
The way that I believe in you.


I said I love you and that's forever
And this I promise from my heart
I couldn't love you any better
I love you just the way you are.


HAPPY 19th BIRHTDAY
KEVIN GIBRAN


 song: Billy Joel - Just The Way You Are

Selasa, 11 Februari 2014

Untuk Kamu.

Mungkin kamu di sana, duduk di pojok ruang hatimu. Meresapi rasa ngilu yang menjalar dari lubuk hatimu. Terusik oleh rasa rindu yang datang dari semua masa. Merasa sakit oleh kenangan pahit yang terus membayangi.

Dan ternyata kamu memang di sana. Duduk sendirian di pojok ruang hatimu. Cahaya yang ada hanya remang-remang. Kamu duduk di sana dengan bahu yang naik dan turun. Kamu menangis.

Tangisan yang membuatmu terguncang itu tangisan yang sudah lama kamu pendam, bukan?

Kemarilah. Keluar dari tempatmu berada. Aku akan menghapuskan air mata itu. Baiklah, kamu boleh menangis, tapi jangan di sana! Kemari, menangislah di pundakku dan ceritakan semua yang membuatmu terpaksa meneteskan air mata itu. Genggam tangan ini, kau akan kuat!

Kemari, akan ku bisikkan sebuah kalimat untukmu. Aku menyayangimu dan tidak akan membiarkanmu sendirian, kapan pun dan di mana pun itu.

Kamu, jika ingin menangis, bahuku untuk itu.
Kamu, jika ingin bercerita, aku ada untuk itu.
Kamu, jika kamu merasa jatuh dan lemah, genggamanku ada untuk membuatmu bangkit dan kuat.
Kamu, jika tak percaya itu semua, tataplah bintang-bintang di langit. Mintalah pada Penguasa untuk memberimu semua yang kau butuhkan, kekuatan, kesabaran, dan ketabahan. Niscaya Dia akan membaginya.

Kamu, aku tak pernah ingin menyaksikan air mata mengaliri pipimu. Pun aku tak pernah ingin melihat senyumanmu hilang. Pun aku tak pernah ingin melihat sinar jahil dalam matamu itu meredup.

Kamu boleh menangis, asal bersamaku di sisimu.
Kamu boleh merasa jatuh dan lemah, asal menggenggam tanganku.


Jika aku tak mengerti kamu, maka izinkan aku untuk mengetahui dan mengenalmu.
Jika masa lalu adalah masalah, maka mari biarkan dia menghilang bersama air mata yang berjatuhan.
Jika kamu tak mampu membendung amarah, sedih, rindu, dan segalanya dalam hatimu itu sendirian, maka bagilah itu semua denganku. Meski aku tak menjamin dapat mengubah yang telah terjadi, percayalah padaku, semua akan terasa lebih ringan.

Kamu, aku ada denganmu, untukmu, bersamamu. Jangan pernah merasa sendirian dan tak memiliki siapapun. Tahukah kamu, lebih dekat dengan urat nadimu, ada Dzat yang tak pernah pergi dan selalu tinggal. Dzat itu takkan membiarkanmu sendiri walau hanya sedetik. Walau kau sejenak terlupa. Maka, ingatlah Ia. Mintalah pada-Nya.

Aku, selalu memohon pada-Nya untuk menjagamu, melindungimu, dan menguatkanmu. Aku percaya pada-Nya. Ia takkan membiarkanmu kalah dalam ujian-Nya, karena Ia tahu kamu mampu.

Tersenyumlah sedikit, kamu....

Bangkitlah perlahan dari dudukmu itu. Melangkah setapak demi setapak dengan semakin kuat dan keluar dari pojok hatimu itu. Angkat kepala yang tertunduk itu dan seka sisa air mata itu, atau kamu ingin aku yang melakukannya? Baiklah, akan ku lakukan. Hei, segeralah mendekat padaku! Berikan senyuman itu pada matahari yang akan pergi. Pandanglah binar bintang-bintang nanti dengan mata yang menyala sinar jahil di dalamnya.

I'll stand by you.

Minggu, 12 Januari 2014

don't be sad, please...

Aku menyukaimu karena kau menyukaiku.
Lebih dari itu, kau menyukaiku sebagai aku, bukan sebagai orang lain.
Dan karena itulah aku menyukaimu sebagai kamu, dan tak pernah ingin kau berubah menjadi siapa pun.
Karena aku ingin menyayangimu sebagai dirimu, bukan sebagai orang lain.

Kini aku merindukanmu karena mengkhawatirkanmu.
Bagaimana keadaanmu?
Aku harap kau baik-baik saja di sana, meskipun aku tau kau mungkin tidak baik-baik saja.
Aku harap  kau selalu mengingat Allah, karena dialah yang memiliki kuasa atas segala sesuatu di dunia ini.
Aku ingin Dia melindungmu dan memberimu kekuatan serta menenangkan hatimu yang gundah dan kecewa di sana.

Aku minta maaf karena kadang perkataan atau candaanku membuatmu sakit hati.
Sesungguhnya aku tak pernah benar-benar serius dalam mengatakannya.
Dan aku pun tak pernah punya niatan untuk menyakiti hatimu.
Jika saja aku memiliki sedikit keberanian untuk mengelus lembut wajahmu untuk membuatmu tenang....

Aku merindukan senyummu, hei!
Aku tak ingin melihat wajahmu sekelabu langit mendung lagi, hei!
Aku sangat ingin melihat bintang yang berkelip di kedua bola matamu saat kau bercerita, hei!

Tolong dengarkan angin yang berlalu dengan saksama.
Aku yakin, nantinya kau akan mendengar sayup-sayup rinduku membelai telingamu.

Sabtu, 11 Januari 2014

maybe I just can't forget my past,
but I also just can't deny
that ...
I could in love again.
and it is with you.

07.01.14

Petuah cinta di awal 2014~

Hola! Udah lama nggak curhat di sini, hahaha
Nggak kerasa, udah setahun yang lalu terakhir ngepost. Alhamdulillah, ya...

Di penghujung tahun kemarin sampe awal tahun kemarin ada satu hal krusial yang cukup mengguncang hati saya *tssah. Mau tau nggak? Mau, nggak mau tau juga bakal tetep saya bilangin kok, namanya juga lagi pengen curhat.

Satu hal krusial itu adalah move on. Katanya sih move on itu gampang-gampang susah. Tapi kayaknya susah, deh, kalo untuk move on dari sebuah cinta pertama #eaaa. Tapi tergantung juga sih.

Move on nggak cuma cukup gampang ato susah. Move on juga menyangkut konsisten ato enggak. Bahaya juga, kan, kalo ngakunya udah move on tapi ternyata masih suka kangenin mantan, mikirin mantan, dan yang paling mainstream itu sih kepoin mantan sampe stalkingin akunnya dia gitu. Ujung-ujungnya malah makin galau, bukannya makin bahagia. #jleb

Awalnya saya sempat mikir kalo move on untuk yang satu itu rada berat. Banyak faktor gitu, sih. Walhasil, move on berhasil, kok ;) *senyum Pepsodent*

Eh tapi... kok masih sering mikirin masa lalu gitu, ya? #plak! Gila aja, ngakunya udah move on, tapi.... Salah nggak, sih? x_x

Ternyata salah! Nggak boleh gagal move on ketika udah separuh jalan sama yang baru.... Kenapa? Bisa bikin sakit hati, dong =_=

Yah, ternyata move on itu emang agak ngeribetin. Jadi, kalo mau move on itu kudu udah siap seratus persen biar nggak tiba-tiba keseret masa lalu. Dan rasanya gagal move on itu kayak udah ngerjain tugas yang penting banget, tapi taunya nggak jadi dikumpulin. Apa banget, kan? -.-

Itulah. Sebelum berakhir 2013 kemaren, saya sembat kebawa virus flash back yang bikin gagal move on. Sedih banget, sih :( Tapi ada sebuah kebahagiaan terlarang yang menyusup. Nggak sopan banget!

Trus, ternyata nggak cuma di akhir 2013 kemaren. Gagal move on-nya berlanjut sampe beberapa hari di 2014. Kacau banget rasanya. Berasa kayak orang yang udah nggak punya perasaan, hati, dan pikiran, deh! Bikin orang lain galau sementara diri sendiri masih bingung mau dibawa ke mana hati ini #eaaa

Serius! Gagal move on itu nggak enak, guys! Rasanya nyesek dan merasa bersalah banget. Rekomendasi buat kalian yang masih suka mengenang mantan sementara kalian udah nggak jomblo lagi itu ya, mending berhenti melakukan kegiatan ilegal itu, kawan! Sebelum virus gagal move on menyerang kalian, sebelum rindu terlarang menjerat kalian, dan sebelum nyesek menyiksa batin kalin. Hentikan flash back-in mantan!

Pesan moral untuk memulai 2014 dari saya adalah... fokus sama apa yang ada di depan, jangan masih suka kepancing sama yang udah di belakang. Kalopun nanti mereka yang udah di belakang akan jadi masa depan, maka percayalah pasti ada jalan yang akan membawa mereka berada di depan kalian ;)


Konbanwa mina-san!