Senin, 12 Mei 2014

You're the Cure

Yeah, now I have to admit that whenever I feel so angry or upset with you, that's because I need more attention to given to me. And all of it comes from you.

In daily, I can handle all of my emotion when I'm with my mom, dad, or sister. I think that's because I know where I am in my family. In my thought, I'm the first warrior who has an obligation to protect my mom and sister when my dad was not there. In addition, I also think that I should not have to be childish in the age of 19.

Well, in this case... when I feel so tired because all of the self-defense and protecting two women in the house, I need someone who can give me care and love and help and cure and throw my loneliness away. And there you are, the one that I'm looking for.

But... when you're not there for me because you had many things that's gonna make you busy, what can I do? Ya, I know that I supposed to be patient and understand. However, when you feel down and need someone to pick you up then be by your side but you can't, just tell me the way to keep calm on that situation then I'll be fine.

Meanwhile, how if in fact that you can't handle your self to keep calm on that situation? It's gonna be hard to pretend to people that you're fine, right? So, here I am, needing you so much like I've never been needing you before. What a shame, you can't be here.

Then, my anger gets higher and I'm going upset. I'm starting to complain about everything even it doesn't change a thing. Actually, all I need is you. But unfortunately, I was too naive to say that I need you a lot and miss you and even love you. Sorry.

Everything would change, doesn't it? So, let me tell you an interesting point: everything changes when I meet you directly, sit facing each other. Believe me or not, all of my anger and upset are going to melt down.  May I say that all of those happen caused by the warmth of your smile and the way you look at me right to my eyes? That's it.

You're the cure when I'm getting sick after all of the self-defense that I did. I never used to said that I miss you and love you every single minute like you did, right? But the truth that I always try to avoid is those things are often too true.

Don't walk too fast 'cause I'm gonna get tired to follow.
Don't busy too much 'cause I'm gonna get lonely.
Don't disappear too long 'cause I'm gonna lose you for a long time as well.
Don't go too far 'cause I'm gonna miss you.

I think you need to know this: lately I realize that maybe I can love you like you do to me.

Selasa, 29 April 2014

untuk malam ini

kadang, ketika malam datang dan kau merasa lelah akibat berkegiatan. aku menatap layar ponsel sambil berpikir; menyuruhmu lekas tidur atau menahanmu untuk tetap terjaga. seringkali aku mengutamakan ego dan menahanmu untuk tetap terjaga.

aku tak ingin merasa sendiri setelah semua terlelap dan aku terjaga, terusik oleh pikiran-pikiran yang bergejolak. kemudian aku tau bahwa kau yang bisa ada, namun aku pun sering merasa tak tega. bagaimana mungkin aku menahan kantuk akibat lelahmu hanya untuk menemani kesepianku?

malam ini aku memaksamu segera terlelap. sungguh, aku masih ingin ditemani. tapi aku tak ingin menoreh luka di hatimu lagi akibat emosi yang sedang meluap-luap oleh satu sebab. lebih baik aku merasa sepi daripada menyakiti hati orang lain, belum tentu aku termaafkan.

maka di sini aku, duduk di depan layar komputer lipat, mendengar suara televisi yang mengocehkan hal yang tak ku mengerti, politik. terbesit rasa bersalah dan menyesal atasmu, namun aku memilih untuk tak memikirkan itu, hanya akan membuatku merasa semakin jahat.

ingin menangis aku rasanya. hendak berbagi cerita denganmu, namun tak tega dengan kalimat lelahmu. biarkan saja aku yang mengalah. meski aku tak tahu kau benar pergi tidur atau hanya sekedar meninggalkanku agar tenang saja, semoga lelahmu lenyap.

maaf ya untuk malam ini aku bukan seorang yang biasanya membuatmu sejuk. orang itu malam ini sedang tersulut emosi yang jika sedikit diusik akan merembes ke mana-mana.

maaf ya untuk memaksamu dalam melakukan banyak hal hingga saat ini.

terima kasih sudah begitu sabar :')

selamat malam.

Jumat, 25 April 2014

Filosofi Kucing

tanggal 23 April kemaren abang Zombie ngasi late gifts.
lucu sekali sih cara ngasihnya, soalnya saya udah tau gelagatnya xD
tapi, supaya dia nggak sedih dan kriik... jadi saya kemudian akting gak tau apa-apa ;)

sampe rumah, saya buka late giftnya...
isinya boneka sama t-shirt Chelsea gitu :3
ini dia salah satunya...
Peelo ^_^
saya inget penampakan boneka ini di sebuah kartun, waktu itu lupa.
sekarang udah inget.
ya, dia Oggy dalam kartun Oggy and the Cockroaches.
Oggy, si meong bloon yang dijahilin sama kecoa-kecoa odong -,-
ini kenapa dikasih si meong bloon sama Zombie --'

...
ternyata, Zombie punya filosofi sendiri tentang kucing:
"seberapa pun joroknya dirimu, seberapa pun bencinya kamu akan akibat dan hal
yang terjadi karena kejorokan itu, 
kamulah yang akan bertanggung jawab."

maksudnya:
"kalo kita suka sama seseorang, kemudian kita memiliki perasaan suka maupun benci 
sama dia,
suatu saat apa yang akan dia tunjukkan (balas) ke kita adalah
cerminan dari apa yang kita berikan."

masih bingung?
sama.
sepertinya itu menjurus ke hukum karma...
jadi, kalo kita baik ke orang maka suatu saat kita akan bertemu dengan orang 
yang akan bersikap baik sama kita.
sebaliknya, kalo kita jahat ke orang maka suatu saat kita akan bertemu dengan orang
yang sikapnya akan tidak baik sama kita.
sepertinya begitu... *manggut-manggut*
jadi, maksud dari filosofi itu buat saya apa, ya?
over all, thank you for those late gifts, ya! ^_^

Sabtu, 12 April 2014

Berapa Lama Lagi

membiarkanmu sendiri?
tolong jangan tanyakan itu
seharusnya kau sudah mengetahui jawabannya.
ya, aku tidak akan membiarkanmu sendiri.
tapi kaulah yang membiarkan dirimu menyendiri sendiri.

ketika aku berusaha menyamai langkahmu
dan berjalan mengikuti jalanmu
terkadang aku tertinggal
kemudian aku tersesat.

aku tak akan menangis karena tertinggal,
aku akan berusaha menyamai langkahmu.
aku tak akan berteriak karena tersesat,
aku akan berusaha kembali mengikuti jalanmu.

meski terkadang aku tak mampu menguasai diri,
aku mencoba untuk menahan amarah yang
seperti meledak-ledak.

akankah aku mampu lebih lama lagi?
untuk terus berusaha menyamai langkahmu,
untuk terus mengikuti jalanmu.

sampai pada sebuah persimpangan,
aku bertanya pada diriku:
"berapa lama lagi aku akan bertahan?"

sampai pada sebuah persimpangan,
aku bertanya pada diriku:
"jika kau berjalan terlalu cepat,
tidakkah aku kehilangan jejakmu
dan berhenti bisa mengikutimu?"

sampai pada sebuah persimpangan",
aku bertanya pada diriku:
"jika sudah kehilangan jejakmu,
mungkinkah aku akan menemukan jalanmu?"

"jika tidak, mungkin kita memang tidak bisa
berjalan di jalan yang sama
dengan laju langkah yang sama."

"mungkin memang suatu saat,
di sebuah persimpangan,
kita memang akan berpisah."

"mungkin di sana, di sebuah persimpangan itu,
kita akan mulai berjalan
dengan laju langkah masing-masing
melalui jalan masing-masing."

sampai saat ini,
aku terus bertanya pada diriku:
"berapa lama lagi aku akan bertahan?"

Kamis, 27 Maret 2014

the time will come...

I don't know
I'm in love with you now

but I'm pretty sure
the time will come

when the sun sets
when the moon's up head
when the stars blink
I hear the wind whispers
the love destiny of mine

in the morning when I opened my eyes
I felt my heartbeat twice faster

I don't know what thing will come

but I'm pretty sure
the time will come

maybe the spring breeze took me to you
maybe the winter snow frozen time for us
maybe the summer wind blown me to you
maybe the falling leaves flew you down to me

I don't know
I'm in love with you

but I'm pretty sure
the time will come.

Jumat, 07 Maret 2014

Dear, birthday Zombie with love...

Don't go changing, to try and please me
You never let me down before
Don't imagine you're too familiar
And I don't see you anymore

I would not leave you in times of trouble
We never could have come this far
I took the good times, I'll take the bad times
I'll take you just the way you are


Don't go trying some new fashion
Don't change the color of your hair
You always have my unspoken passion
Although I might not seem to care


I don't want clever conversation
I never want to work that hard
I just want someone that I can talk to
I want you just the way you are.


I need to know that you will always be
The same old someone that I knew
What will it take 'till you believe in me
The way that I believe in you.


I said I love you and that's forever
And this I promise from my heart
I couldn't love you any better
I love you just the way you are.


HAPPY 19th BIRHTDAY
KEVIN GIBRAN


 song: Billy Joel - Just The Way You Are

Selasa, 11 Februari 2014

Untuk Kamu.

Mungkin kamu di sana, duduk di pojok ruang hatimu. Meresapi rasa ngilu yang menjalar dari lubuk hatimu. Terusik oleh rasa rindu yang datang dari semua masa. Merasa sakit oleh kenangan pahit yang terus membayangi.

Dan ternyata kamu memang di sana. Duduk sendirian di pojok ruang hatimu. Cahaya yang ada hanya remang-remang. Kamu duduk di sana dengan bahu yang naik dan turun. Kamu menangis.

Tangisan yang membuatmu terguncang itu tangisan yang sudah lama kamu pendam, bukan?

Kemarilah. Keluar dari tempatmu berada. Aku akan menghapuskan air mata itu. Baiklah, kamu boleh menangis, tapi jangan di sana! Kemari, menangislah di pundakku dan ceritakan semua yang membuatmu terpaksa meneteskan air mata itu. Genggam tangan ini, kau akan kuat!

Kemari, akan ku bisikkan sebuah kalimat untukmu. Aku menyayangimu dan tidak akan membiarkanmu sendirian, kapan pun dan di mana pun itu.

Kamu, jika ingin menangis, bahuku untuk itu.
Kamu, jika ingin bercerita, aku ada untuk itu.
Kamu, jika kamu merasa jatuh dan lemah, genggamanku ada untuk membuatmu bangkit dan kuat.
Kamu, jika tak percaya itu semua, tataplah bintang-bintang di langit. Mintalah pada Penguasa untuk memberimu semua yang kau butuhkan, kekuatan, kesabaran, dan ketabahan. Niscaya Dia akan membaginya.

Kamu, aku tak pernah ingin menyaksikan air mata mengaliri pipimu. Pun aku tak pernah ingin melihat senyumanmu hilang. Pun aku tak pernah ingin melihat sinar jahil dalam matamu itu meredup.

Kamu boleh menangis, asal bersamaku di sisimu.
Kamu boleh merasa jatuh dan lemah, asal menggenggam tanganku.


Jika aku tak mengerti kamu, maka izinkan aku untuk mengetahui dan mengenalmu.
Jika masa lalu adalah masalah, maka mari biarkan dia menghilang bersama air mata yang berjatuhan.
Jika kamu tak mampu membendung amarah, sedih, rindu, dan segalanya dalam hatimu itu sendirian, maka bagilah itu semua denganku. Meski aku tak menjamin dapat mengubah yang telah terjadi, percayalah padaku, semua akan terasa lebih ringan.

Kamu, aku ada denganmu, untukmu, bersamamu. Jangan pernah merasa sendirian dan tak memiliki siapapun. Tahukah kamu, lebih dekat dengan urat nadimu, ada Dzat yang tak pernah pergi dan selalu tinggal. Dzat itu takkan membiarkanmu sendiri walau hanya sedetik. Walau kau sejenak terlupa. Maka, ingatlah Ia. Mintalah pada-Nya.

Aku, selalu memohon pada-Nya untuk menjagamu, melindungimu, dan menguatkanmu. Aku percaya pada-Nya. Ia takkan membiarkanmu kalah dalam ujian-Nya, karena Ia tahu kamu mampu.

Tersenyumlah sedikit, kamu....

Bangkitlah perlahan dari dudukmu itu. Melangkah setapak demi setapak dengan semakin kuat dan keluar dari pojok hatimu itu. Angkat kepala yang tertunduk itu dan seka sisa air mata itu, atau kamu ingin aku yang melakukannya? Baiklah, akan ku lakukan. Hei, segeralah mendekat padaku! Berikan senyuman itu pada matahari yang akan pergi. Pandanglah binar bintang-bintang nanti dengan mata yang menyala sinar jahil di dalamnya.

I'll stand by you.