Cewek. Makhluk yang dicap sebagai makhluk yang paling susah dimengerti. Terkadang saya mengakui hal itu, tapi terkadang juga menyangkal hal itu. Sebenarnya cewek itu sederhana saja, hanya cukup diikuti alurnya. Seperti yang saya kutip dari sebuah film, "Wanita itu terbuat dari tulang rusuk pria. Tulang rusuk itu bengkok, bukan lurus. Jika dipaksa untuk lurus, maka dia akan patah. Namun jika diikuti, kamu akan mendapatkan segalanya."
See? Cewek itu bukan susah dimengerti, hanya butuh orang yang tepat untuk mengikutinya saja. Sederhana saja...
Sesederhana itu. Setiap cewek dengan cowok yang tepat ya nggak akan ribet. Walaupun sesekali cowoknya pasti keribetan, I think that's not a big problem.
Cewek yang suka membaca, sederhana saja... berikan dia buku, maka dia akan bahagia.
Sesederhana hari kemarin. Kentang goreng dan spaghetti, juga sedikit es krim. Matahari terbenam dan kebersamaan.
Ternyata kebahahagiaan memang sering kali sederhana saja. Sesederhana kita tertawa bersama setelah cukup lama tak bersua. Sesederhana mendengar tawamu yang lepas.
Sederhana saja....
Ternyata aku merindukan kita.
Rabu, 30 Juli 2014
Senin, 21 Juli 2014
Bagaimana tiga bulan nanti?
Tiga bulan ke depan akan menjadi berbeda dengan yang sebelumnya. Kalau sebelumnya di pagi atau siang hari kita bisa mencuri-curi waktu untuk bersama, tiga bulan ke depan tidak. Mungkin bisa, tapi tentu berbeda, kan?
Praktek Kerja Lapangan. Ya, itulah yang sedang kamu jalani sekarang. Sebagai syarat akhir sekolahmu lalu kamu lulus dan berkembang. Konsekuensinya jelas, waktu bersama kita berkurang, intensitas komunikasi pun berkurang, namun kamu terus berusaha membuat semuanya seimbang.
Kadang, kesabaran bukan hal yang akrab denganku jadi tak heran jika ada saat-saat di mana aku begitu merecokimu lalu kemudian merasa kesal padamu. Satu rahasia yang sekarang ku ungkap adalah bahwa rinduku itu tak mudah untuk diucap. Mungkin begitu caraku menyampaikan rindu. Kita berbeda, kan? :p
Kamu tahu, kan, menunggu bagiku adalah satu hal terakhir yang akan ku lakukan. Ya, aku tidak suka menunggu. Jadi, daripada aku menunggu lebih baik aku melakukan hal lain saja. Melupakanmu? Oh... tunggu dulu. Kalau aku melupakanmu, akankah aku mau membuang-buang waktu hanya untuk merecokimu? Koreksi itu, ya! Catatan saja, ketika aku sedang sibuk di saat kamu sibuk itu berarti aku sedang menunggumu. Sudah ku bilang aku tidak suka menunggu, kan~
Mengerti. Kadang cara kita untuk mengerti sangat berbeda. Tentu saja, isi kepala setiap orang pasti berbeda-beda, bukan? Sudahlah, kadang kamu tidak perlu meminta maaf atas keterlambatan yang beralasan karena aku hanya ingin tahu sebab dari keterlambatan itu. Meski suka menebak-nebak, aku tak suka menebak tanpa kepastian juga. Jadi aku tetap butuh sebuah penjelasan maka aku akan mengerti. Sesederhana itu ;)
Perihal bagaimana tiga bulan yang akan berlangsung, kita lihat saja. Selama semuanya lancar, komunikasi utamanya, yaaa kita akan baik-baik saja (y)
Pesan untukmu selama tiga bulan ini adalah tetap fokus dan hati-hati.
Selamat dan semangat bekerja!!! ^_^
Praktek Kerja Lapangan. Ya, itulah yang sedang kamu jalani sekarang. Sebagai syarat akhir sekolahmu lalu kamu lulus dan berkembang. Konsekuensinya jelas, waktu bersama kita berkurang, intensitas komunikasi pun berkurang, namun kamu terus berusaha membuat semuanya seimbang.
Kadang, kesabaran bukan hal yang akrab denganku jadi tak heran jika ada saat-saat di mana aku begitu merecokimu lalu kemudian merasa kesal padamu. Satu rahasia yang sekarang ku ungkap adalah bahwa rinduku itu tak mudah untuk diucap. Mungkin begitu caraku menyampaikan rindu. Kita berbeda, kan? :p
Kamu tahu, kan, menunggu bagiku adalah satu hal terakhir yang akan ku lakukan. Ya, aku tidak suka menunggu. Jadi, daripada aku menunggu lebih baik aku melakukan hal lain saja. Melupakanmu? Oh... tunggu dulu. Kalau aku melupakanmu, akankah aku mau membuang-buang waktu hanya untuk merecokimu? Koreksi itu, ya! Catatan saja, ketika aku sedang sibuk di saat kamu sibuk itu berarti aku sedang menunggumu. Sudah ku bilang aku tidak suka menunggu, kan~
Mengerti. Kadang cara kita untuk mengerti sangat berbeda. Tentu saja, isi kepala setiap orang pasti berbeda-beda, bukan? Sudahlah, kadang kamu tidak perlu meminta maaf atas keterlambatan yang beralasan karena aku hanya ingin tahu sebab dari keterlambatan itu. Meski suka menebak-nebak, aku tak suka menebak tanpa kepastian juga. Jadi aku tetap butuh sebuah penjelasan maka aku akan mengerti. Sesederhana itu ;)
Perihal bagaimana tiga bulan yang akan berlangsung, kita lihat saja. Selama semuanya lancar, komunikasi utamanya, yaaa kita akan baik-baik saja (y)
Pesan untukmu selama tiga bulan ini adalah tetap fokus dan hati-hati.
Selamat dan semangat bekerja!!! ^_^
Senin, 12 Mei 2014
You're the Cure
Yeah, now I have to admit that whenever I feel so angry or upset with you, that's because I need more attention to given to me. And all of it comes from you.
In daily, I can handle all of my emotion when I'm with my mom, dad, or sister. I think that's because I know where I am in my family. In my thought, I'm the first warrior who has an obligation to protect my mom and sister when my dad was not there. In addition, I also think that I should not have to be childish in the age of 19.
Well, in this case... when I feel so tired because all of the self-defense and protecting two women in the house, I need someone who can give me care and love and help and cure and throw my loneliness away. And there you are, the one that I'm looking for.
But... when you're not there for me because you had many things that's gonna make you busy, what can I do? Ya, I know that I supposed to be patient and understand. However, when you feel down and need someone to pick you up then be by your side but you can't, just tell me the way to keep calm on that situation then I'll be fine.
Meanwhile, how if in fact that you can't handle your self to keep calm on that situation? It's gonna be hard to pretend to people that you're fine, right? So, here I am, needing you so much like I've never been needing you before. What a shame, you can't be here.
Then, my anger gets higher and I'm going upset. I'm starting to complain about everything even it doesn't change a thing. Actually, all I need is you. But unfortunately, I was too naive to say that I need you a lot and miss you and even love you. Sorry.
Everything would change, doesn't it? So, let me tell you an interesting point: everything changes when I meet you directly, sit facing each other. Believe me or not, all of my anger and upset are going to melt down. May I say that all of those happen caused by the warmth of your smile and the way you look at me right to my eyes? That's it.
You're the cure when I'm getting sick after all of the self-defense that I did. I never used to said that I miss you and love you every single minute like you did, right? But the truth that I always try to avoid is those things are often too true.
Don't walk too fast 'cause I'm gonna get tired to follow.
Don't busy too much 'cause I'm gonna get lonely.
Don't disappear too long 'cause I'm gonna lose you for a long time as well.
Don't go too far 'cause I'm gonna miss you.
I think you need to know this: lately I realize that maybe I can love you like you do to me.
In daily, I can handle all of my emotion when I'm with my mom, dad, or sister. I think that's because I know where I am in my family. In my thought, I'm the first warrior who has an obligation to protect my mom and sister when my dad was not there. In addition, I also think that I should not have to be childish in the age of 19.
Well, in this case... when I feel so tired because all of the self-defense and protecting two women in the house, I need someone who can give me care and love and help and cure and throw my loneliness away. And there you are, the one that I'm looking for.
But... when you're not there for me because you had many things that's gonna make you busy, what can I do? Ya, I know that I supposed to be patient and understand. However, when you feel down and need someone to pick you up then be by your side but you can't, just tell me the way to keep calm on that situation then I'll be fine.
Meanwhile, how if in fact that you can't handle your self to keep calm on that situation? It's gonna be hard to pretend to people that you're fine, right? So, here I am, needing you so much like I've never been needing you before. What a shame, you can't be here.
Then, my anger gets higher and I'm going upset. I'm starting to complain about everything even it doesn't change a thing. Actually, all I need is you. But unfortunately, I was too naive to say that I need you a lot and miss you and even love you. Sorry.
Everything would change, doesn't it? So, let me tell you an interesting point: everything changes when I meet you directly, sit facing each other. Believe me or not, all of my anger and upset are going to melt down. May I say that all of those happen caused by the warmth of your smile and the way you look at me right to my eyes? That's it.
You're the cure when I'm getting sick after all of the self-defense that I did. I never used to said that I miss you and love you every single minute like you did, right? But the truth that I always try to avoid is those things are often too true.
Don't walk too fast 'cause I'm gonna get tired to follow.
Don't busy too much 'cause I'm gonna get lonely.
Don't disappear too long 'cause I'm gonna lose you for a long time as well.
Don't go too far 'cause I'm gonna miss you.
I think you need to know this: lately I realize that maybe I can love you like you do to me.
Selasa, 29 April 2014
untuk malam ini
kadang, ketika malam datang dan kau merasa lelah akibat berkegiatan. aku menatap layar ponsel sambil berpikir; menyuruhmu lekas tidur atau menahanmu untuk tetap terjaga. seringkali aku mengutamakan ego dan menahanmu untuk tetap terjaga.
aku tak ingin merasa sendiri setelah semua terlelap dan aku terjaga, terusik oleh pikiran-pikiran yang bergejolak. kemudian aku tau bahwa kau yang bisa ada, namun aku pun sering merasa tak tega. bagaimana mungkin aku menahan kantuk akibat lelahmu hanya untuk menemani kesepianku?
malam ini aku memaksamu segera terlelap. sungguh, aku masih ingin ditemani. tapi aku tak ingin menoreh luka di hatimu lagi akibat emosi yang sedang meluap-luap oleh satu sebab. lebih baik aku merasa sepi daripada menyakiti hati orang lain, belum tentu aku termaafkan.
maka di sini aku, duduk di depan layar komputer lipat, mendengar suara televisi yang mengocehkan hal yang tak ku mengerti, politik. terbesit rasa bersalah dan menyesal atasmu, namun aku memilih untuk tak memikirkan itu, hanya akan membuatku merasa semakin jahat.
ingin menangis aku rasanya. hendak berbagi cerita denganmu, namun tak tega dengan kalimat lelahmu. biarkan saja aku yang mengalah. meski aku tak tahu kau benar pergi tidur atau hanya sekedar meninggalkanku agar tenang saja, semoga lelahmu lenyap.
maaf ya untuk malam ini aku bukan seorang yang biasanya membuatmu sejuk. orang itu malam ini sedang tersulut emosi yang jika sedikit diusik akan merembes ke mana-mana.
maaf ya untuk memaksamu dalam melakukan banyak hal hingga saat ini.
terima kasih sudah begitu sabar :')
selamat malam.
aku tak ingin merasa sendiri setelah semua terlelap dan aku terjaga, terusik oleh pikiran-pikiran yang bergejolak. kemudian aku tau bahwa kau yang bisa ada, namun aku pun sering merasa tak tega. bagaimana mungkin aku menahan kantuk akibat lelahmu hanya untuk menemani kesepianku?
malam ini aku memaksamu segera terlelap. sungguh, aku masih ingin ditemani. tapi aku tak ingin menoreh luka di hatimu lagi akibat emosi yang sedang meluap-luap oleh satu sebab. lebih baik aku merasa sepi daripada menyakiti hati orang lain, belum tentu aku termaafkan.
maka di sini aku, duduk di depan layar komputer lipat, mendengar suara televisi yang mengocehkan hal yang tak ku mengerti, politik. terbesit rasa bersalah dan menyesal atasmu, namun aku memilih untuk tak memikirkan itu, hanya akan membuatku merasa semakin jahat.
ingin menangis aku rasanya. hendak berbagi cerita denganmu, namun tak tega dengan kalimat lelahmu. biarkan saja aku yang mengalah. meski aku tak tahu kau benar pergi tidur atau hanya sekedar meninggalkanku agar tenang saja, semoga lelahmu lenyap.
maaf ya untuk malam ini aku bukan seorang yang biasanya membuatmu sejuk. orang itu malam ini sedang tersulut emosi yang jika sedikit diusik akan merembes ke mana-mana.
maaf ya untuk memaksamu dalam melakukan banyak hal hingga saat ini.
terima kasih sudah begitu sabar :')
selamat malam.
Jumat, 25 April 2014
Filosofi Kucing
tanggal 23 April kemaren abang Zombie ngasi late gifts.
lucu sekali sih cara ngasihnya, soalnya saya udah tau gelagatnya xD
tapi, supaya dia nggak sedih dan kriik... jadi saya kemudian akting gak tau apa-apa ;)
sampe rumah, saya buka late giftnya...
isinya boneka sama t-shirt Chelsea gitu :3
ini dia salah satunya...
![]() |
| Peelo ^_^ |
saya inget penampakan boneka ini di sebuah kartun, waktu itu lupa.
sekarang udah inget.
ya, dia Oggy dalam kartun Oggy and the Cockroaches.
Oggy, si meong bloon yang dijahilin sama kecoa-kecoa odong -,-
ini kenapa dikasih si meong bloon sama Zombie --'
...
ternyata, Zombie punya filosofi sendiri tentang kucing:
"seberapa pun joroknya dirimu, seberapa pun bencinya kamu akan akibat dan hal
yang terjadi karena kejorokan itu,
kamulah yang akan bertanggung jawab."
maksudnya:
"kalo kita suka sama seseorang, kemudian kita memiliki perasaan suka maupun benci
sama dia,
sama dia,
suatu saat apa yang akan dia tunjukkan (balas) ke kita adalah
cerminan dari apa yang kita berikan."
masih bingung?
sama.
sepertinya itu menjurus ke hukum karma...
jadi, kalo kita baik ke orang maka suatu saat kita akan bertemu dengan orang
yang akan bersikap baik sama kita.
sebaliknya, kalo kita jahat ke orang maka suatu saat kita akan bertemu dengan orang
yang sikapnya akan tidak baik sama kita.
sepertinya begitu... *manggut-manggut*
jadi, maksud dari filosofi itu buat saya apa, ya?
over all, thank you for those late gifts, ya! ^_^
Sabtu, 12 April 2014
Berapa Lama Lagi
membiarkanmu sendiri?
tolong jangan tanyakan itu
seharusnya kau sudah mengetahui jawabannya.
ya, aku tidak akan membiarkanmu sendiri.
tapi kaulah yang membiarkan dirimu menyendiri sendiri.
ketika aku berusaha menyamai langkahmu
dan berjalan mengikuti jalanmu
terkadang aku tertinggal
kemudian aku tersesat.
aku tak akan menangis karena tertinggal,
aku akan berusaha menyamai langkahmu.
aku tak akan berteriak karena tersesat,
aku akan berusaha kembali mengikuti jalanmu.
meski terkadang aku tak mampu menguasai diri,
aku mencoba untuk menahan amarah yang
seperti meledak-ledak.
akankah aku mampu lebih lama lagi?
untuk terus berusaha menyamai langkahmu,
untuk terus mengikuti jalanmu.
sampai pada sebuah persimpangan,
aku bertanya pada diriku:
"berapa lama lagi aku akan bertahan?"
sampai pada sebuah persimpangan,
aku bertanya pada diriku:
"jika kau berjalan terlalu cepat,
tidakkah aku kehilangan jejakmu
dan berhenti bisa mengikutimu?"
sampai pada sebuah persimpangan",
aku bertanya pada diriku:
"jika sudah kehilangan jejakmu,
mungkinkah aku akan menemukan jalanmu?"
"jika tidak, mungkin kita memang tidak bisa
berjalan di jalan yang sama
dengan laju langkah yang sama."
"mungkin memang suatu saat,
di sebuah persimpangan,
kita memang akan berpisah."
"mungkin di sana, di sebuah persimpangan itu,
kita akan mulai berjalan
dengan laju langkah masing-masing
melalui jalan masing-masing."
sampai saat ini,
aku terus bertanya pada diriku:
"berapa lama lagi aku akan bertahan?"
tolong jangan tanyakan itu
seharusnya kau sudah mengetahui jawabannya.
ya, aku tidak akan membiarkanmu sendiri.
tapi kaulah yang membiarkan dirimu menyendiri sendiri.
ketika aku berusaha menyamai langkahmu
dan berjalan mengikuti jalanmu
terkadang aku tertinggal
kemudian aku tersesat.
aku tak akan menangis karena tertinggal,
aku akan berusaha menyamai langkahmu.
aku tak akan berteriak karena tersesat,
aku akan berusaha kembali mengikuti jalanmu.
meski terkadang aku tak mampu menguasai diri,
aku mencoba untuk menahan amarah yang
seperti meledak-ledak.
akankah aku mampu lebih lama lagi?
untuk terus berusaha menyamai langkahmu,
untuk terus mengikuti jalanmu.
sampai pada sebuah persimpangan,
aku bertanya pada diriku:
"berapa lama lagi aku akan bertahan?"
sampai pada sebuah persimpangan,
aku bertanya pada diriku:
"jika kau berjalan terlalu cepat,
tidakkah aku kehilangan jejakmu
dan berhenti bisa mengikutimu?"
sampai pada sebuah persimpangan",
aku bertanya pada diriku:
"jika sudah kehilangan jejakmu,
mungkinkah aku akan menemukan jalanmu?"
"jika tidak, mungkin kita memang tidak bisa
berjalan di jalan yang sama
dengan laju langkah yang sama."
"mungkin memang suatu saat,
di sebuah persimpangan,
kita memang akan berpisah."
"mungkin di sana, di sebuah persimpangan itu,
kita akan mulai berjalan
dengan laju langkah masing-masing
melalui jalan masing-masing."
sampai saat ini,
aku terus bertanya pada diriku:
"berapa lama lagi aku akan bertahan?"
Kamis, 27 Maret 2014
the time will come...
I don't know
I'm in love with you now
but I'm pretty sure
the time will come
when the sun sets
when the moon's up head
when the stars blink
I hear the wind whispers
the love destiny of mine
in the morning when I opened my eyes
I felt my heartbeat twice faster
I don't know what thing will come
but I'm pretty sure
the time will come
maybe the spring breeze took me to you
maybe the winter snow frozen time for us
maybe the summer wind blown me to you
maybe the falling leaves flew you down to me
I don't know
I'm in love with you
but I'm pretty sure
the time will come.
I'm in love with you now
but I'm pretty sure
the time will come
when the sun sets
when the moon's up head
when the stars blink
I hear the wind whispers
the love destiny of mine
in the morning when I opened my eyes
I felt my heartbeat twice faster
I don't know what thing will come
but I'm pretty sure
the time will come
maybe the spring breeze took me to you
maybe the winter snow frozen time for us
maybe the summer wind blown me to you
maybe the falling leaves flew you down to me
I don't know
I'm in love with you
but I'm pretty sure
the time will come.
Langganan:
Postingan (Atom)
